Langsung ke konten utama

BAB 16 SISTEM BUKU BESAR DAN PELAPORAN


PENDAHULUAN
Bab ini membahas mengenai operasi pemrosesan informasi yang dilibatkan dalam memperbarui buku besar dan menyiapkan laporan yang merangkum hasil dari aktivitas sebuah organisasi.
Berikut diagram konteks system buku besar dan pelaporan:

Berikut menunjukan diagram arus data level 0 siklus buku besar dan pelaporan (terhubung dengan menyertakan ancaman):

SISTEM BUKU BESAR DAN PELAPORAN
Berikut ini menunjukan jenis model suatu buku besar dan pelaporan online:

Berikut ancaman dan pengendalian dalam system buku besar dan pelaporan:

XBRL: MEREVOLUSI PROSES PELAPORAN XBRL
XBRL (eXtensible Business Reporting Language): suatu Bahasa pemrograman yang secara spesifik didesain bagi penggunaan dalam mengonsumsi isi dari data keuangan.
Berikut XBRL yang mengubah proses pelaporan:

Berikut contoh laporan XBRL:

Berikut pelaporan elektronik dengan XBRL:

Berikut contoh rangkaian laporan untuk mengilustrasikan akuntansi pertanggungjawaban:

Berikut contoh balanced scorecard:


PRINSIP-PRINSIP DESAIN GRAFIK YANG TEPAT
Grafik yang didesain dengan baik mempermudah proses identifikasi serta pemahaman trend dan hubungan.
Untuk memperoleh grafik yang baik maka harus:
  1. Gunakan judul yang meringkas pesan dasar.
  2. Sertakan nilai data dengan elemen masing-masing untuk memfasilitasi perhitungan dan analisis mental.
  3. Gunakan batang 2-D, bukan 3-D, karena batang 2-D mempermudah untuk menilai besarnya perubahan dan trend dengan akurat.
Dua prinsip yang sesnsial dalam proses mendesain diagram batang data keuangan dengan sesuai, sehingga diagram tersebut dapat diinterprestasikan dengan akurat:
  1. Mulai sumbu vertical pada angka nol.
  2. Grafik yang menggambarkan data time-series, atur sumbu x dari kiri ke kanan secara berurutan.
Berikut contoh grafik yang didesain dengan baik:
Brikut contoh grafik yang didesain dengan buruk: sumbu vertical yang tidak dimulai dari angka nol.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 13 SIKLUS PENGELUARAN: PEMBELIAN DAN PENGELUARAN KAS

PENDAHULUAN Siklus pengeluaran ( expenditure cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa. Berikut diagram konteks dari siklus pengeluaran: Tujuan utama dalam siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan total biaya perolehan dan pemeliharaan persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang diperlukan perusahaan untuk berfungsi. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan penting sebagai berikut. Berapakah tingkat optimal persediaan dan perlengkapan yang harus diambil? Pemasok manakah yang menyediakan kualitas dan layanan terbaik dengan harga terbaik? Bagaimana perusahaan dapat mengonsolidasikan pembelian antarunit untuk mendapatkan harga optimal? Bagaimana teknologi informasi (TI - information technology ) dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan fungsi logistic inbound ? Bagaimana perusahaan dapat memelihara kas ...

BAB 12 SIKLUS PENDAPATAN: PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS

PENDAHULUAN Siklus Pendapatan ( revenue cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus dengan menyediakan barang dan jasa kepada pelanggan dan menerima kas sebagai pembayaran atas penjualan tersebut. Tujuan Utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat yang tepat pada saat yang tepat untuk harga yang sesuai. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan yang penting sebagai berikut: Sampai sejauh mana produk dapat dan harus di sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan individu? Seberapa banyak persediaan yang harus dimiliki dan dimana persediaan tersebut harus ditempatkan? Bagaimana seharusnya barang dagangan dikirim ke pelanggan? Haruskah perusahaan menjalankan fungsi pengiriman sendiri atau mengalihdayakan ( outsourcing ) ke pihak ke tiga yang berspesialisasi dalam bidang logistic? Berapa harga optimal untuk setiap produk atau jasa? Haruskah kredit diperpanjang untuk...

BAB 22 SISTEM, IMPLEMENTASI, DAN OPERASI SISTEM

PENDAHULUAN Bab ini mendiskusikan bagaimana beberapa langkah SLDC dapat dipersingkat atau dibuat lebih efektif. DESAIN SISTEM KONSEPTUAL Dalam desain konseptual, pengembang menciptakan sebuah kerangka umum untuk mengimplementasikan persyaratan pengguna atau mengatasi masalah-masalah yang diidentifikasikan dalam fase analisis. Berikut menunjukan aktivitas desain system konseptual: Berikut pertimbangan dan alternative desain: DESAIN SISTEM FISIK Selama desain fisik, persyaratan desain konseptual SIA yang luas dan merorientasi pengguna dijelaskan ke dalam spesifikasi mendetail yang digunakan untuk coding dan menguji program computer. Berikut aktivitas desain system fisik: Berikut pertimbangan desain output: DESAIN FILE DAN DATABASE Berikut pertimbangan desain file dan database: DESAIN INPUT Pertimbangan desain input termasuk jenis data apa yang menjadi input dan metode input optimal. Berikut pertimbangan desain input: DESAIN FORMULIR Meskipun system berpindah dari d...