Langsung ke konten utama

BAB 20 PENGANTAR PENGEMBANGAN SISTEM DAN ANALISIS SISTEM

PENDAHULUAN
Oleh karena kita hidup dalam sebuah dunia yang sangat kompetitif dan selalu berubah, maka pada waktu tertentu sebagian besar organisasi akan meningkatkan atau mengganti system informasinya. Diperkirakan bahwa setiap tahun korporasi Amerika menghabiskan lebih dari $300 miliar pada lebih dari 200.000 proyek perangkat lunak.

SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM
Siklus hidup pengembangan system (system development life cycle-SDLC): Sebuah proses lima langkah yang digunakan untuk mendesain dan mengimplementasikan sebuah system baru.
Berikut siklus hidup pengembangan system:


MERENCANAKAN PENGEMBANGAN SISTEM
Perencanaan memiliki keuntungan-keuntungan yang jelas. Perencanaan juga memungkinkan tujuan dan sasaran system disesuaikan dengan rencana strategis keseluruhan organisasi tersebut. Sistem-sistem lebih efisien, subsistem terkoordinasi, dan ada dasar yang kuat untuk memilih aplikasi baru untuk pengembangan.

Berikut alasan-alasan untuk kembali ke Fase SDLC sebelumnya:

Dua rencana system yang diperlukan adalah sebagai berikut:
  1. Rencana pengembangan proyek.
  2. Rencana induk.
Berikut komponen-komponen dari rencana induk pada Shoppers Mart:

TEKNIK-TEKNIK PERENCANAAN
  1. Program evaluation and revie technique.
  2. Jalur kritis
  3. Bagan Gantt
Berikut contoh bagan Gantt:

Berikut pengeluaran dan biaya operasi awal:

Berikut langkah-langkah dalam analisis system:

Berikut daftar isi untuk laporan yang disiapkan selama analisis system di Shoppers Mart:

Berikut keuntungan dan kerugian metode pengumpulan data:

Berikut analisis system dan alat dan Teknik desain:

Berikut kemungkinan isi persyaratan system:

Berikut masalah komunikasi dalam analisis dan desain system:

Berikut merupakan tujuan SIA:


LAPORAN ANALISIS SISTEM
Laporan analisis system (system analysis report): laporan komprehensif berisi rangkuman analisis system yang mendokumentasikan temuan-temuan aktivitas analisis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 13 SIKLUS PENGELUARAN: PEMBELIAN DAN PENGELUARAN KAS

PENDAHULUAN Siklus pengeluaran ( expenditure cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa. Berikut diagram konteks dari siklus pengeluaran: Tujuan utama dalam siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan total biaya perolehan dan pemeliharaan persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang diperlukan perusahaan untuk berfungsi. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan penting sebagai berikut. Berapakah tingkat optimal persediaan dan perlengkapan yang harus diambil? Pemasok manakah yang menyediakan kualitas dan layanan terbaik dengan harga terbaik? Bagaimana perusahaan dapat mengonsolidasikan pembelian antarunit untuk mendapatkan harga optimal? Bagaimana teknologi informasi (TI - information technology ) dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan fungsi logistic inbound ? Bagaimana perusahaan dapat memelihara kas ...

BAB 12 SIKLUS PENDAPATAN: PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS

PENDAHULUAN Siklus Pendapatan ( revenue cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus dengan menyediakan barang dan jasa kepada pelanggan dan menerima kas sebagai pembayaran atas penjualan tersebut. Tujuan Utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat yang tepat pada saat yang tepat untuk harga yang sesuai. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan yang penting sebagai berikut: Sampai sejauh mana produk dapat dan harus di sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan individu? Seberapa banyak persediaan yang harus dimiliki dan dimana persediaan tersebut harus ditempatkan? Bagaimana seharusnya barang dagangan dikirim ke pelanggan? Haruskah perusahaan menjalankan fungsi pengiriman sendiri atau mengalihdayakan ( outsourcing ) ke pihak ke tiga yang berspesialisasi dalam bidang logistic? Berapa harga optimal untuk setiap produk atau jasa? Haruskah kredit diperpanjang untuk...

BAB 3 SISTEM TEKNIK DOKUMENTASI

PENDAHULUAN Dokumentasi (documentation): narasi, bagan alir, diagram,dan bahan tertulis lainnya yang menjelaskan cara system bekerja. Deskripsi naratif (narrative description): perjelasan tertulis, langkah demi langkah dari komponen-komponen system dan interaksi dari semua itu. Alat dokumentasi sangat penting dalam level berikut ini: Level minimum, harus membaca dokumentasi untuk menentuka cara system bekerja. Mengevaluasi dokumentasi untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pengendalian internal, dan merekomendasikan peningkatan. Mempersiapkan dokumentasi yang menunjukan cara beroprasi dan system yang sudah ada atau diajukan. Pada bab ini membahas alat-alat dokumentasi sebagai berikut: Diagram Arus Data (DAD): deskripsi grafis sumber data,proses transformasi, penyimpanan data, dan tujuan data. Bagan alir, yang merupakan deskripsi grafis system. Beberapa jenis bagan alir, meliputi bagan alir dokumen: menunjukan arus dokumen dan informasi antardeparte...