Langsung ke konten utama

BAB 17 DESAIN DATABASE MENGGUNAKAN MODEL DATA REA

PENDAHULUAN
Bab ini memperkenalkan topik pemodelan data. Kita mendemonstrasikan bagaimana menggunakan sebuah alat yang disebut model data REA (Resources, events, and agents atau sumber daya, peristiwa, dan agen) untuk mendesain dan memdokumentasikan Sistem Informasi Akuntansi (SIA).

PROSES DESAIN DATABASE
Berikut menunjukan lima tahap dasar dalam desain database:


DIAGRAM HUBUNGAN-ENTITAS

Diagram hubungan-entitas (E-R) (entity-relationship-E-R diagram): sebuah penggambaran grafis isi sebuah database yang menunjukan berbagai entitas yang dimodelkan dan dihubung-hubungkan penting di antaranya.
Entitas (entity): apa pun mengenai apa yang organisasi ingin kumpulkan dan simpan perihal informasi.
Berikut variasi diagram E-R:

TIGA JENIS DASAR ENTITAS
Sumber daya (resouces): hal-hal yang memiliki nilai ekonomis untuk organisasi seperti kas, persediaan, perlengkapan, pabrik, dan tanah.
Peristiwa (events): aktivitas bisnis mengenai apa yang manajemen ingin kumpulkan informasi untuk perencanaan atau tujuan pengendalian.
Agen (agents): orang dan organisasi yang berpartisipasi dalam peristiwa dan mengenai siapa informasi diperlukan.
Berikut elemen-elemen dasar dari sebuah diagram REA:

MENYUSUSN HUBUNGAN: RANCANGAN REA DASAR
Model data REA menentukan sebuah pola dasar bagi bagaimana tiga jenis entitas (sumber daya, peristiwa, dan agen) harus berhubungan satu sama lain.
Berikut rancangan REA Strandar:

Berikut SIA dilihat sebagai sebuah set pertukaran memberi-untuk mendapatkan:

Berikut sebagian diagram REA untuk siklus pendapatan Fred's Train Shop:

Berikut symbol grafis untuk merepresentasikan informasi:

TIGA JENIS HUBUNGAN
Tiga jenis hubungan antara entitas adalah mungkin, bergantung pada kardinalitas maksimum yang diasosiasikan dengan tiap-tiap entitas (kardinalitas minimum tidak masalah):
Berikut contoh jenis hubungan yang berbeda:

MAKNA BISNIS KARDINALITAS
Pilihan atas kardinalitas tidaklah semuanya, tetapi merefleksi fakta mengenai organisasi yang dimodelkan dan praktik bisnisnya. Informasi ini didapatkan selama tahap system dan desain konseptual database. dan proses desain database.

KEUNIKAN DIAGRAM REA
Setiap organisasi akan memiliki diagram REA-nya sendiri yang unik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 13 SIKLUS PENGELUARAN: PEMBELIAN DAN PENGELUARAN KAS

PENDAHULUAN Siklus pengeluaran ( expenditure cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa. Berikut diagram konteks dari siklus pengeluaran: Tujuan utama dalam siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan total biaya perolehan dan pemeliharaan persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang diperlukan perusahaan untuk berfungsi. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan penting sebagai berikut. Berapakah tingkat optimal persediaan dan perlengkapan yang harus diambil? Pemasok manakah yang menyediakan kualitas dan layanan terbaik dengan harga terbaik? Bagaimana perusahaan dapat mengonsolidasikan pembelian antarunit untuk mendapatkan harga optimal? Bagaimana teknologi informasi (TI - information technology ) dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan fungsi logistic inbound ? Bagaimana perusahaan dapat memelihara kas ...

BAB 12 SIKLUS PENDAPATAN: PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS

PENDAHULUAN Siklus Pendapatan ( revenue cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus dengan menyediakan barang dan jasa kepada pelanggan dan menerima kas sebagai pembayaran atas penjualan tersebut. Tujuan Utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat yang tepat pada saat yang tepat untuk harga yang sesuai. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan yang penting sebagai berikut: Sampai sejauh mana produk dapat dan harus di sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan individu? Seberapa banyak persediaan yang harus dimiliki dan dimana persediaan tersebut harus ditempatkan? Bagaimana seharusnya barang dagangan dikirim ke pelanggan? Haruskah perusahaan menjalankan fungsi pengiriman sendiri atau mengalihdayakan ( outsourcing ) ke pihak ke tiga yang berspesialisasi dalam bidang logistic? Berapa harga optimal untuk setiap produk atau jasa? Haruskah kredit diperpanjang untuk...

BAB 3 SISTEM TEKNIK DOKUMENTASI

PENDAHULUAN Dokumentasi (documentation): narasi, bagan alir, diagram,dan bahan tertulis lainnya yang menjelaskan cara system bekerja. Deskripsi naratif (narrative description): perjelasan tertulis, langkah demi langkah dari komponen-komponen system dan interaksi dari semua itu. Alat dokumentasi sangat penting dalam level berikut ini: Level minimum, harus membaca dokumentasi untuk menentuka cara system bekerja. Mengevaluasi dokumentasi untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pengendalian internal, dan merekomendasikan peningkatan. Mempersiapkan dokumentasi yang menunjukan cara beroprasi dan system yang sudah ada atau diajukan. Pada bab ini membahas alat-alat dokumentasi sebagai berikut: Diagram Arus Data (DAD): deskripsi grafis sumber data,proses transformasi, penyimpanan data, dan tujuan data. Bagan alir, yang merupakan deskripsi grafis system. Beberapa jenis bagan alir, meliputi bagan alir dokumen: menunjukan arus dokumen dan informasi antardeparte...