Langsung ke konten utama

BAB 21 STRATEGI PENGEMBANGAN SIA

PENDAHULUAN
Perusahaan telah mengalami kesulitan-kesulitan ketika mengembangkan sebuah system informasi akuntansi (SIA) sebagai berikut:
  • Permintaan pengembangan ada banyak sehingga proyek menumpuk selama bertahun-tahun.
  • Para pengguna merasa bahwa SIA yang baru tidak memenuhi kebutuhannya.
  • Pengembangan berlangsung sangat lama, sehingga system tidak lagi memenuhi kebutuhan perusahaan.
  • Para pengguna tidak mampu memspesifikasikan kebutuhan mereka karena mereka tidak mengetahui hal sebenarnya mereka butuhkan atau mereka tidak dapat mengomunikasikan kebutuhan ke para pengembang system.
  • Perubahan sulit dibuat setelah persyaratan dibekukan. Jika para pengguna terus mengubah persyaratan SIA mungkin tidak akan pernah selesai.
MEMILIH VENDOR
Vendor dipilih beradasarkan masukan, dan konferensi, majalah industry, internet, atau dari buku telepon.

Berikut kriteria evaluasi perangkat keras, perangkat lunak, dan vendor:
Berikut evaluasi penskoran poin proposal vendor:

PENGEMBANGAN OLEH DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI
Perangkat lunak yang dibuat khusus (custom software): perangkat lunak yang dikembangkan dan ditulis di dalam untuk memenuhi kebutuhan unik sebuah perusahaan tertentu.

PERANGKAT LUNAK YANG DIKEMBANGKAN PENGGUNAAN AKHIR
Komputasi oengguna akhir: pengembangan, penggunaan, dan pengendalian terus-menerus atas system informasi berbasis computer oleh para pengguna.

PROTOTYPING
Prototyping: sebuah pendekatan terhadap desain system yang model kerjanya yang disederhanakan, atau prototype, sebuah SIA dikembangkan.
Berikut langkah-langkah untuk mengembangkan system dari prototype:
KAPAN MENGGUNAKAN PROTOTYPING
Prototyping sesuai ketika ada tingkat ketidakpastian yang tinggi, tidak jelas pertanyaan apa yang ditanyakan, SIA tidak dapat dengan jelas divisualisasikan, atau ada kemungkinan tinggi untuk gagal.
Berikut yang mendorong penggunaan prototyping:
Beberapa masalah yang lebih serius dengan teknologi CASE meliputi:
  • Inkompatibilitas.
  • Biaya.
  • Ekspektasi yang tidak terpenuhi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 13 SIKLUS PENGELUARAN: PEMBELIAN DAN PENGELUARAN KAS

PENDAHULUAN Siklus pengeluaran ( expenditure cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa. Berikut diagram konteks dari siklus pengeluaran: Tujuan utama dalam siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan total biaya perolehan dan pemeliharaan persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang diperlukan perusahaan untuk berfungsi. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan penting sebagai berikut. Berapakah tingkat optimal persediaan dan perlengkapan yang harus diambil? Pemasok manakah yang menyediakan kualitas dan layanan terbaik dengan harga terbaik? Bagaimana perusahaan dapat mengonsolidasikan pembelian antarunit untuk mendapatkan harga optimal? Bagaimana teknologi informasi (TI - information technology ) dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan fungsi logistic inbound ? Bagaimana perusahaan dapat memelihara kas ...

BAB 12 SIKLUS PENDAPATAN: PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS

PENDAHULUAN Siklus Pendapatan ( revenue cycle ): serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus menerus dengan menyediakan barang dan jasa kepada pelanggan dan menerima kas sebagai pembayaran atas penjualan tersebut. Tujuan Utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat yang tepat pada saat yang tepat untuk harga yang sesuai. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen harus membuat keputusan yang penting sebagai berikut: Sampai sejauh mana produk dapat dan harus di sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan individu? Seberapa banyak persediaan yang harus dimiliki dan dimana persediaan tersebut harus ditempatkan? Bagaimana seharusnya barang dagangan dikirim ke pelanggan? Haruskah perusahaan menjalankan fungsi pengiriman sendiri atau mengalihdayakan ( outsourcing ) ke pihak ke tiga yang berspesialisasi dalam bidang logistic? Berapa harga optimal untuk setiap produk atau jasa? Haruskah kredit diperpanjang untuk...

BAB 3 SISTEM TEKNIK DOKUMENTASI

PENDAHULUAN Dokumentasi (documentation): narasi, bagan alir, diagram,dan bahan tertulis lainnya yang menjelaskan cara system bekerja. Deskripsi naratif (narrative description): perjelasan tertulis, langkah demi langkah dari komponen-komponen system dan interaksi dari semua itu. Alat dokumentasi sangat penting dalam level berikut ini: Level minimum, harus membaca dokumentasi untuk menentuka cara system bekerja. Mengevaluasi dokumentasi untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pengendalian internal, dan merekomendasikan peningkatan. Mempersiapkan dokumentasi yang menunjukan cara beroprasi dan system yang sudah ada atau diajukan. Pada bab ini membahas alat-alat dokumentasi sebagai berikut: Diagram Arus Data (DAD): deskripsi grafis sumber data,proses transformasi, penyimpanan data, dan tujuan data. Bagan alir, yang merupakan deskripsi grafis system. Beberapa jenis bagan alir, meliputi bagan alir dokumen: menunjukan arus dokumen dan informasi antardeparte...